Pengadilan Jerman: Facebook Secara Ilegal Kumpulkan Data Pengguna

akurat logo
Ahmad Muhajir
Rabu, 14 Februari 2018 10:14 WIB
Share
 
Pengadilan Jerman: Facebook Secara Ilegal Kumpulkan Data Pengguna
Mark Zuckerberg pendiri Facebook. DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Pengadilan Jerman telah memutuskan bahwa raksasa jejaring sosial Facebook mengumpulkan data secara ilegal dari para penggunanya.

Sebagaimana disadur dari laman TNW, Selasa (13/2), pengadilan distrik Berlin menyatakan Facebook tidak mendapatkan persetujuan dari pengguna untuk mengumpulkan data yang digunakan untuk mencapai target di platform periklanannya sendiri.

Federasi Organisasi Konsumen Jerman (vzvb) mengatakan kalau beberapa pengaturan deflaut di Facebook melanggar undang-undang tentang konsumen di negara ini.

Petugas kebijakan litigasi di vzvb Heiko Duenkel berpendapat, pengaturan lainnya yang meminta persetujuan pengguna, berjalan dengan cara yang tidak sah.

"Facebook menyembunyikan pengaturan deflaut yang "tidak ramah" di pusat privasinya dan tidak memberikan informasi yang cukup mengenai hal itu saat pengguna mendaftar. Ini tidak memenuhi persyaratan," kata Heiko Duenkel.

Sementara itu, Facebook berencana untuk mengajukan banding. Perwakilan perusahaan sudah mengeluarkan pernyataan menyusul keputusan pengadilan.

"Kami bekerja keras untuk memastikan bahwa panduan kami jelas dan mudah dipahami, dan bahwa layanan yang ditawarkan oleh Facebook sepenuhnya sesuai dengan hukum," tandasnya.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pengembang Australia Tarik Investor Properti Indonesia

Selasa, 20 Februari 2018 20:51 WIB

Pengembang asal Australia,Crown Group berupaya menarik investor asing termasuk Indonesia untuk membeli properti di Negeri Kangguru tersebut


Ribuan Personel Gabungan Disiagakan di Bandara Soetta

Selasa, 20 Februari 2018 20:50 WIB

Untuk antisipasi kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.


Respons Anies Usai Ketua SC Ngaku Salah soal Insiden Penghalauan

Selasa, 20 Februari 2018 20:47 WIB

Terkait kasus penghalauan, Anies pun Ingin semua pihak ngambil pembelajaran.


KPK Siap Bantu Polri Jemput Tersangka Kondensat Honggo Wendratno

Selasa, 20 Februari 2018 20:42 WIB

Saat ini KPK masih mempelajari kasusnya.


Bagi Tugas Kampanye, 2DM Bakal Jarang Bertemu

Selasa, 20 Februari 2018 20:36 WIB

Tatar Pasundan mempunyai daerah yang sangat luas, sehingga dibutuhkan mobilitas dari keduanya.


Ingin Hamil? Berpikirlah Seks itu Seksi

Selasa, 20 Februari 2018 20:35 WIB

Banyak pasangan yang justru saat melakukan seks untuk hamil malah menjadikannya beban.


Laporkan Firman Wijaya, SBY Dianggap Tak Hargai Profesi Advokat

Selasa, 20 Februari 2018 20:34 WIB

Pelaporan SBY membuat profesi advokat mendapatkan tekanan, ancaman, dan hambatan.



Rizieq Shihab Pulang, Amien Rais Minta Pemerintah Jangan Main-main dengan Umat Islam

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Selama ini umat Islam telah sabar.


Citi Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari The Asset

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Citi Indonesia meraih penghargaan sebagai Best Digital Bank dan Best Retail Mobile Banking Experience dari majalah The Asset.


Pertama Kali, LAM Riau Berikan Gelar Adat kepada Ulama

Selasa, 20 Februari 2018 20:20 WIB

Selama ini, LAM Riau hanya memberikan gelar adat bagi birokrat.


Tata Kota Metropolitan Negara Berkembang, Apa Saja yang Penting Diperhatikan?

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Kota metropolitan di negara-negara berkembang dapat mengatasi penyebaran penduduk dengan membuat perencanaan jangka panjang.


4 Camilan Pendamping Kopi yang Nikmat

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Banyak cemilan pendamping kopi. Tapi yang ini paling pas.


Benarkan Video di Jeddah, Panitia Penjemputan Belum Tahu Tujuan Rizieq

Selasa, 20 Februari 2018 20:14 WIB

"Habib Rizieq mau pamitan atau mau ke Turki, saya juga nggak paham."


Lucunya Reza Rahadian Meledek Sepatu Christine Hakim Saat Jumpa Pers

Selasa, 20 Februari 2018 20:09 WIB

Sol sepatu Christine Hakim copot.