Ilmuwan Nuklir Rusia Ditangkap Karena Menambang Cryptocurrency

akurat logo
Ahmad Muhajir
Selasa, 13 Februari 2018 09:04 WIB
Share
 
Ilmuwan Nuklir Rusia Ditangkap Karena Menambang Cryptocurrency
Ilustrasi bitcon. THEGUARDIAN.COM

AKURAT.CO, Para ilmuwan yang bekerja di salah satu fasilitas nuklir rahasia Rusia ditangkap polisi negara bagian karena menambang mata uang kripto. Yang Ditangkap bukan hanya satu ilmuan, namun banyak yang tampaknya satu tim. Mereka menggunakan komputer penelitian dalam melakukan aksi illegal ini.

Disadur dari The Verge, Senin (12/2), beberapa laporan menyebutkan, insiden ini terjadi di Federal Nuclear Center di Sarov. Ini merupakan salah satu dari sejumlah "kota tertutup" yang diciptakan Uni Soviet untuk tujuan penelitian nuklir.

Kota-kota ini terlarang bagi wisatawan dan bahkan tidak tercantum dalam peta Rusia.

Seorang juru bicara fasilitas tersebut, Tatiana Zalesskaya, mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa beberapa peneliti telah ditahan setelah melakukan "upaya untuk menggunakan fasilitas komputasi kerja untuk tujuan pribadi, termasuk yang disebut pertambangan tadi."

Beberapa laporan menunjukan bahwa peneliti-peneliti tersebut mencoba menggunakan superkomputer di pusat penelitian untuk menambang Bitcoin.

Penambang cryptocurrency melakukan ini karena membutuhkan sejumlah besar daya komputasi, dan sangat umum bagi mereka untuk mencari sumber yang murah; misalnya dengan membajak komputer orang asing.

Ketika para ilmuwan mencoba menghubungkan komputer ke internet untuk memulai operasi penambangan, mereka secara tidak sengaja memberi tahu tim keamanan fasilitas tersebut, yang kemudian menghubungi Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB).[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bagi Tugas Kampanye, 2DM Bakal Jarang Bertemu

Selasa, 20 Februari 2018 20:36 WIB

Tatar Pasundan mempunyai daerah yang sangat luas, sehingga dibutuhkan mobilitas dari keduanya.


Ingin Hamil? Berpikirlah Seks itu Seksi

Selasa, 20 Februari 2018 20:35 WIB

Banyak pasangan yang justru saat melakukan seks untuk hamil malah menjadikannya beban.


Laporkan Firman Wijaya, SBY Dianggap Tak Hargai Profesi Advokat

Selasa, 20 Februari 2018 20:34 WIB

Pelaporan SBY membuat profesi advokat mendapatkan tekanan, ancaman, dan hambatan.



Rizieq Shihab Pulang, Amien Rais Minta Pemerintah Jangan Main-main dengan Umat Islam

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Selama ini umat Islam telah sabar.


Citi Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari The Asset

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Citi Indonesia meraih penghargaan sebagai Best Digital Bank dan Best Retail Mobile Banking Experience dari majalah The Asset.


Pertama Kali, LAM Riau Berikan Gelar Adat kepada Ulama

Selasa, 20 Februari 2018 20:20 WIB

Selama ini, LAM Riau hanya memberikan gelar adat bagi birokrat.


Tata Kota Metropolitan Negara Berkembang, Apa Saja yang Penting Diperhatikan?

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Kota metropolitan di negara-negara berkembang dapat mengatasi penyebaran penduduk dengan membuat perencanaan jangka panjang.


4 Camilan Pendamping Kopi yang Nikmat

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Banyak cemilan pendamping kopi. Tapi yang ini paling pas.


Benarkan Video di Jeddah, Panitia Penjemputan Belum Tahu Tujuan Rizieq

Selasa, 20 Februari 2018 20:14 WIB

"Habib Rizieq mau pamitan atau mau ke Turki, saya juga nggak paham."


Lucunya Reza Rahadian Meledek Sepatu Christine Hakim Saat Jumpa Pers

Selasa, 20 Februari 2018 20:09 WIB

Sol sepatu Christine Hakim copot.


Presiden Jokowi Tak Rela Piringan Hitam Band Metallica Jadi Milik Negara

Selasa, 20 Februari 2018 20:08 WIB

KPK pun mengapresiasi langkah presiden Jokowi yang ingin menebus benda pemberian band kesayangannya tersebut.


Tim Kuasa Hukum Firman Wijaya Sebut SBY Salah Kaprah

Selasa, 20 Februari 2018 20:04 WIB

Firman Wijaya murni hanya menjalankan tugasnya sebagai advokat.


Milenial Dominasi Nasabah FLPP BRI Syariah

Selasa, 20 Februari 2018 20:03 WIB

BRISyariah telah berhasil menyalurkan Rp 51,4 miliar untuk FLPP yang sebagian besar nasabahnya merupakan generasi milenial.


Pakistan Ingin Tiru Model Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Selasa, 20 Februari 2018 20:02 WIB

Gubernur Provinsi Sindh, Muhammad Zubair mengatakan pertumbuhan ekonomi merupakan model yang baik dan ingin ditiru oleh Pakistan.