Manusia Bisa Manfaatkan Endapan Air di Mars

akurat logo
Ahmad Muhajir
Sabtu, 13 Januari 2018 19:20 WIB
Share
 
Manusia Bisa Manfaatkan Endapan Air di Mars
Hasil pencitraan endapan air di Mars (warna biru). NASA/JPL/University of Arizona/USGS

AKURAT.CO, NASA mendeteksi delapan endapan es di lereng curam dekat permukaan Mars yang diklaim berpotensi menjadi sumber air untuk menopang kehidupan manusia di planet itu pada masa mendatang. Endapan itu diketahui dari citra-citra pesawat luar angkasa yang sedang mengorbit.

Dilansir dari Reuters, para ilmuwan sudah mengetahui bahwa sekitar sepertiga permukaan Mars mengandung es tanah dangkal yang kutubnya merupakan tempat endapan es besar. Penelitian yang dipublikasikan Kamis (11/1) dan menggambarkan ketebalan lapisan es bawah tanah itu berada di sepanjang lereng yang hingga 100 meter tingginya di pertengahan garis lintang planet.

"Mengejutkan menemukan paparan es pada permukaan tempat-tempat ini. Di tengah garis lintang itu normalnya tertutup selimut debu atau regolith dengan batuan longgar pada bagian atas lapisan batuan dasar," kata periset geologi Colin Dundas dari bagian Geological Survey pada Astrogeology Science Center di Flagstaff, Arizona, Amerika Serikat, yang memimpin studi.

Garis lintang setara dengan Bumi Skotlandia atau ujung Amerika Selatan. Para peneliti menggunakan gambar-gambar dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA, yang sejak 2006 mempelajari atmosfer dan medan Mars, termasuk sejarah aliran air pada atau dekat permukaan.

Temuan-temuan menunjukkan bahwa es bisa lebih banyak tersedia ketimbang yang diketahui sebelumnya untuk digunakan sebagai air pendukung misi eksplorasi robotik atau manusia pada masa mendatang, bahkan mungkin pembangunan markas permanen di Mars. Air itu bisa digunakan untuk minum dan potensial diubah menjadi oksigen untuk bernafas.

"Manusia membutuhkan air kemana pun mereka pergi, dan itu sangat berat kalau dibawa. Ide-ide sebelumnya adalah untuk mengekstrak air yang bisa digunakan manusia dari Mars adalah dengan menariknya dari atmosfer yang sangat kering atau memecah batu-batu yang mengandung air," ujar ilmuwan planet Shane Byrne dari Lunar and Planetary Laboratory di University of Arizona, salah satu penulis hasil studi yang disiarkan di jurnal Science.

"Di sini kami punya apa yang kami pikir merupakan air yang hampir murni terkubur di bawah permukaan. Kau tidak harus melihat solusi berteknologi tinggi," tutur Byrne.

"Kau bisa keluar dengan ember dan sekop dan mengumpulkan air sebanyak yang kau perlukan. Saya pikir ini semacam pengubah permainan. Ini juga lebih dekat dengan tempat-tempat manusia mungkin mendarat bukannya di tudung kutub yang sangat tidak layak huni," tambahnya.

Endapan yang ditemukan pada tujun formasi geologis yang disebut lereng curam, dengan lereng sampai 55 derajat, di belahan bagian selatan dan belahan bagian utara.

"Interpretasi kami adalah bahwa ini menggabungkan endapan salju dalam waktu baru-baru ini secara geologis," terang Dundas.[]


Editor. Islahuddin

Sumber. antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Gerbong Argo Parahyangan yang Anjlok Berhasil Dievakuasi

Rabu, 24 Januari 2018 16:52 WIB

Pukul 14.00, semua gerbong sudah berhasil diangkat dan jalur dinormalisasi.


PDIP Nilai Penataan Tanah Abang Anies-Sandi Bikin Kumuh dan Macet Tambah Parah

Rabu, 24 Januari 2018 16:51 WIB

Kawasan Tanah Abang sempat kondusif pada era Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama menjabat dengan memasukkan pedagang kaki lima ke Blok G


Jadi Sarang Narkoba, Polisi Ungkap Keberhasilan Gerebek Kampung Ambon

Rabu, 24 Januari 2018 16:50 WIB

Pro aktif Babinkamtibmas dan Babinsa mencari informasi keresahan masyarakat jadi kunci keberhasilan operasi ini.


Ahsan: Kami Kalah karena Banyak Lakukan Kesalahan

Rabu, 24 Januari 2018 16:47 WIB

"Kita masih belum bermain lepas."


Pemotretan Bersama Kardashian, Kylie Jenner Sembunyikan Kehamilannya

Rabu, 24 Januari 2018 16:46 WIB

Pada hampir semua pose, Jenner selalu berkamuflase untuk menutup perutnya.


Gempa Susulan Kali Ini Tidak Berdampak di Bogor

Rabu, 24 Januari 2018 16:41 WIB

Gempa yang terjadi kemarin hancurkan ratusan bangunan.


Menakjubkan! 5 Danau ini Permukaannya Berwarna Merah Muda

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Tidak percaya ada danau merah muda? Baca ini.


PDIP Kritik Anies-Sandi, Gerindra Membela: 'Move On' Dulu

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Anggota DPRD Fraksi PDIP melontarkan kritik 'pedas' kebijakan Anies-Sandi. Sedangkan fraksi Gerindra mendukung Anies-Sandi


Bau Puncak Dunia di Semifinal Australia Terbuka

Rabu, 24 Januari 2018 16:36 WIB

Laga semifinal akan dilangsungkan di Rod Laver Arena, Jumat (25/1), mendatang.


Warga Temukan Benda Diduga Mortir Aktif

Rabu, 24 Januari 2018 16:33 WIB

Benda mencurigakan tersebut ternyata peluru RPG.



Duh, Kata-kata Ammar Zoni untuk Ranty Maria ini Romantis Abis

Rabu, 24 Januari 2018 16:33 WIB

Kata-kata manis Ammar Zoni bikin meleleh


Pemerintah Kembali Kantongi Utang Rp8,63 Triliun dari Lelang Sukuk

Rabu, 24 Januari 2018 16:32 WIB

Pemerintah kantongi dana utang sebesar Rp8,63 Tdari lelang SBSN pada Selasa (23/1) lalu.


Kalah dari Wakil Korea, Jonatan: Saya Mati Konyol

Rabu, 24 Januari 2018 16:30 WIB

Jojo -sapaan Jonatan- kalah dua gim langsung, 21-15 dan 21-10.