Anak-Anak di Inggris Tidak Siap Hadapi Tekanan Media Sosial

akurat logo
Ahmad Muhajir
Rabu, 10 Januari 2018 21:48 WIB
Share
 
Anak-Anak di Inggris Tidak Siap Hadapi Tekanan Media Sosial
Ilustrasi penggunaan media sosial. THEHEALTHSITE.COM

AKURAT.CO, Sebuah laporan baru yang diterbitkan pada 4 Januari 2018 mengatakan bahwa anak-anak muda di Inggris sering tidak siap menghadapi tekanan media sosial karena perannya semakin penting dalam kehidupan mereka meski ada risiko emosional yang signifikan.

Disadur dari Sputnik, Rabu (10/1), Komisioner Anak-Anak Inggris Anne Longfield menyatakan, sementara sekolah dasar beri edukasi tentang keamanan online, tidak cukup banyak yang bisa dilakukan untuk mengontrol gairah yang mereka berikan pada media sosial saat beralih ke sekolah menengah.

Meski anak usia 8 sampai 10 tahun dengan senang hati menggunakannya untuk bermain game satu sama lain, sikap mereka dengan cepat berubah saat memasuki sekolah menengah pertama, di mana mereka sangat ingin menarik "like" dan komentar positif pada akun di Instagram dan Snapchat.

Longfield memperingatkan hal ini sering menyebabkan banyak murid menjadi cemas tentang identitas mereka, takut ditolak dan diterima oleh orang lain. Dia telah meminta orang tua dan guru berbuat lebih banyak untuk membantu mempersiapkan anak muda menghadapi dampak negatif media sosial.

"Saya khawatir banyak anak-anak di tingkat sekolah menengah yang tidak punya persiapan untuk mengatasi tuntutan media sosial yang mendadak saat dunia mereka berkembang," ujarnya.

Menurutnya, media sosial jelas memberi beberapa manfaat besar bagi anak-anak, namun juga memperlihatkan risiko signifikan secara emosional, terutama saat mereka mendekati tingkat sekolah menengah atas.

Laporan tersebut mengupas bagaimana anak-anak muda menggunakan platform yang sering dirancang untuk anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua.

Ini menunjukkan banyak anak di tahun pertama sekolah menengah, ketika hampir semua orang di kelas memiliki telepon seluler dan aktif di media sosial - merasa berada di bawah tekanan untuk selalu terhubung, seringkali dengan mengorbankan aktivitas lainnya.

Mereka khawatir dengan citra online mereka, terutama saat mereka mulai mengikuti selebritis di Instagram dan platform lainnya. Mereka juga prihatin dengan "share" - ketika orang tuanya memposting foto mereka di media sosial tanpa izin - dan khawatir para orang tua tidak mau mendengarkan jika diminta untuk menghapus gambar.

Studi itu melibatkan sedikitnya 32 anak di delapan kelompok fokus, berusia 8 sampai 12 tahun, dan menemukan beberapa pengakuan.

"Jika saya mendapatkan 150 like, saya akan merasa itu keren, berarti mereka menyukai saya." dan "Saya hanya mengedit foto saya untuk memastikan saya terlihat cantik."

Sementara sebagian besar platform media sosial menetapkan batas usia minimum 13, laporan itu mengungkapkan, ada tiga perempat anak berusia 10 sampai 12 tahun telah memiliki akun media sosial.

Pada akhirnyam Komisioner Anak-Anak Inggris menyarankan literatur digital dan edukasi tentang dunia maya wajib untuk murid sekolah menengah pertama yang akan lulus, jadi mereka belajar tentang "sisi emosional media sosial."

Kendati demikian, para orang tua juga perlu terlibat dengan apa yang anak mereka lakukan di dunia maya untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan yang akan datang.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Polisi Papua Kembali Meringkus Seorang Pengedar Ganja

Rabu, 24 Januari 2018 16:58 WIB

Ganja tersebut berasal dari PNG.


Perasaan Reza Rahadian Usai Syuting Film Benyamin: Biang Kerok

Rabu, 24 Januari 2018 16:57 WIB

Reza mengaku menemui kesulitan melakoni karakter konyol Pengki.


Pengumuman Nominasi Oscar 2018 Hadirkan Beberapa Kejutan

Rabu, 24 Januari 2018 16:57 WIB

Film 'The Shape of Water' menjadi film yang mendapat nominasi terbanyak, yaitu 13 nominasi.



Gerbong Argo Parahyangan yang Anjlok Berhasil Dievakuasi

Rabu, 24 Januari 2018 16:52 WIB

Pukul 14.00, semua gerbong sudah berhasil diangkat dan jalur dinormalisasi.


PDIP Nilai Penataan Tanah Abang Anies-Sandi Bikin Kumuh dan Macet Tambah Parah

Rabu, 24 Januari 2018 16:51 WIB

Kawasan Tanah Abang sempat kondusif pada era Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama menjabat dengan memasukkan pedagang kaki lima ke Blok G


Jadi Sarang Narkoba, Polisi Ungkap Keberhasilan Gerebek Kampung Ambon

Rabu, 24 Januari 2018 16:50 WIB

Pro aktif Babinkamtibmas dan Babinsa mencari informasi keresahan masyarakat jadi kunci keberhasilan operasi ini.


Ahsan: Kami Kalah karena Banyak Lakukan Kesalahan

Rabu, 24 Januari 2018 16:47 WIB

"Kita masih belum bermain lepas."


Pemotretan Bersama Kardashian, Kylie Jenner Sembunyikan Kehamilannya

Rabu, 24 Januari 2018 16:46 WIB

Pada hampir semua pose, Jenner selalu berkamuflase untuk menutup perutnya.


Gempa Susulan Kali Ini Tidak Berdampak di Bogor

Rabu, 24 Januari 2018 16:41 WIB

Gempa yang terjadi kemarin hancurkan ratusan bangunan.


Menakjubkan! 5 Danau ini Permukaannya Berwarna Merah Muda

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Tidak percaya ada danau merah muda? Baca ini.


PDIP Kritik Anies-Sandi, Gerindra Membela: 'Move On' Dulu

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Anggota DPRD Fraksi PDIP melontarkan kritik 'pedas' kebijakan Anies-Sandi. Sedangkan fraksi Gerindra mendukung Anies-Sandi


Bau Puncak Dunia di Semifinal Australia Terbuka

Rabu, 24 Januari 2018 16:36 WIB

Laga semifinal akan dilangsungkan di Rod Laver Arena, Jumat (25/1), mendatang.


Warga Temukan Benda Diduga Mortir Aktif

Rabu, 24 Januari 2018 16:33 WIB

Benda mencurigakan tersebut ternyata peluru RPG.