Nama Istri Jokowi Diadopsi untuk Jenis Burung Baru Penemuan LIPI

akurat logo
Ahmad Muhajir
Rabu, 10 Januari 2018 21:03 WIB
Share
 
Nama Istri Jokowi Diadopsi untuk Jenis Burung Baru Penemuan LIPI
Ilustrasi burung Myzomela Irianawidodoae. LIPI

AKURAT.CO, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Biologi menyampaikan penemuan jenis burung baru dari Pulau Rote/Roti, Nusa Tenggara Timur (NTT). Nama ilmiahnya adalah Myzomela Irianawidodoae

Jika dibaca lebih teliti, maka di kalimat akhir nama ilmiah itu akan sangat familiar. Ya, nama belakang dari jenis burung baru itu diambil dari nama Ibu Negara atau istri Presiden RI Joko Widodo, Iriana Widodo.

Pemberian tersebut, Presiden Joko Widodo melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Menteri Sekretaris Negara telah mengijinkan penggunaan nama Ibu Negara berdasarkan Surat Nomor B 1199/M.Sesneg/D-2/HL.01.00/12/2017 per 17 Desember 2017.

"Pemberian nama ilmiah jenis burung endemik dengan nama Ibu Negara ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia," kata LIPI dalam keterangan resminya, yang diterima Akurat.co, Senin (9/1),

Proses penemuan jenis baru ini dimulai dari pernyataan Forbes pada 1879 bahwa masih banyak jenis Myzomela spp. di wilayah Wallacea yang belum ditemukan.

Pada 1996, Johnstone dan Jepson melaporkan dugaan jenis baru Myzomela dari Pulau Rote pada daftar jenis burung. Kemudian pada 2009, seorang aktivis lingkungan Philip Verbelen melaporkan pengamatannya di Pulau Rote pada jenis burung yang sama, serta berhasil mengambil foto dan rekaman suaranya.

Akhirnya pada 2017, tim peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI (Dr. Dewi M. Prawiradilaga dkk) dan tim peneliti Nasional University of Singapore, Singapura (Ass. Prof. Frank Rheindt dkk) mempublikasikan jenis baru Myzomela dari Pulau Rote tersebut dalam jurnal ilmiah Treubia Volume 44, edisi Desember 2017, halaman 77 – 100.

Jenis burung endemik Myzomela irianawidodoae ditemukan di Pulau Rote, NTT. Rote adalah pulau terbesar di Kepulauan Rote yang ada di NTT. Kepulauan tersebut berada di wilayah paling selatan Indonesia (terluar).

Burung ini termasuk di dalam keluarga Meliphagidae sebagai burung yang dilindungi menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan PP Nomor 7 Tahun 1999.

Ia berukuran kecil dengan panjang tubuh 11,8 cm, bobotnya 32,23 gram, panjang paruh 1,79 cm, bentangan sayap 17,2 cm dan panjang sayap 5,8 cm, panjang ekor 3,7 cm, tinggi kaki 1,67 cm. Paruh berwarna hitam, warna mata cokelat gelap, warna kaki dan jari hitam dengan bantalan kuku warna kuning.

Bulu-bulu di bagian kepala hingga dada atas dan tengkuk berwarna merah darah, warna kekang hitam dan garis hitam tipis di sekeliling mata, pita hitam pada pertengahan dada dan secara bertahap menjadi warna abu-abu dengan sapuan warna zaitun pada dada bawah, perut, paha dan sekitar tungging.

Punggung dan ekor burung berwarna hitam, serta pertengahan punggung sampai tunggir berwarna merah dan sayap berwarna hitam bercampur abu-abu gelap. Burung ini merupakan pemakan nektar, yaitu cairan manis yang terdapat pada bunga. Mereka juga menyukai beberapa jenis serangga kecil, termasuk laba-laba.

Mereka adalah penghuni habitat di hutan, semak-semak, kebun dan pohon yang berbunga, terkadang bisa dijumpai memakan nektar pada bunga pohon jati di sekitar perkampungan. Suara kicauannya merdu saat sedang terbang.

Sebagai pemakan nektar, ia berpotensi menjadi penyerbuk. Namun peran ini perlu dibuktikan dengan penelitian dan pengamatan yang lebih mendalam.

"Oleh karena itu kami mengajak semua pihak untuk menjaga dan membiarkan burung ini hidup di alam. Kelestarian burung ini dan semua jenis burung di wilayah NKRI menjadi warisan yang bernilai tidak terhingga bagi generasi penerus bangsa," pungkas Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Masih Menunggu Pembebasan Lahan, Anggaran Konstruksi MOR III Winangun-Malalayang Capai Rp1 Triliun

Minggu, 18 Februari 2018 19:01 WIB

Penyelesaian pembangunan MORR III direncanakan menggunakan dua tahun anggaran


SUGBK Alami Kerusakan, SC Siap Ganti Rugi Tanpa Nego

Minggu, 18 Februari 2018 18:54 WIB

"Sebelum final, kamu untung Rp6 miliar. Kita ganti kerugian tanpa menawar," kata Ara


Seorang Buruh Pabrik di Cikarang Tewas Ditembak OTK

Minggu, 18 Februari 2018 18:51 WIB

"Saya kan mau ke belakang rumah, karena ada yang hajatan, tiba-tiba mendengar suara itu, dipikir suara petasan," kata warga


KPU Sumut Harapkan Cagub Kedepankan Tiga Asas Kampanye

Minggu, 18 Februari 2018 18:46 WIB

Paslon Gubernur Sumut diharapkan mengedepankan tiga asas kampanye yakni kejujuran, transparan, dan dialogis.


Kemendikbud: Pendidikan Karakter Jangan Dibebankan ke Sekolah

Minggu, 18 Februari 2018 18:44 WIB

Interaksi kasih sayang murid dengan orang tua, sanak saudara, dan kakek nenek itu juga menentukan


Ketua KPU Bekasi Ajak Masyarakat Patuhi Deklarasi Damai

Minggu, 18 Februari 2018 18:30 WIB

Dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi mendeklarasikan kampanye aman, damai, dan integritas.


Ingin Hindari Batu Ginjal? Minum Air Mineral Aja!

Minggu, 18 Februari 2018 18:30 WIB

Ini cara termudah lho!


Ini Kata Dinkes Depok Terkait Albothyl yang Masih Marak Dijual

Minggu, 18 Februari 2018 18:29 WIB

Penarikan produk tersebut mulai dilakukan hari Senin (19/2) besok.



Dikunjungi Istri Setiap Hari, Fachri Albar Berjuang Dapat Rehab

Minggu, 18 Februari 2018 18:24 WIB

Renata masih sering bolak-balik ke Polres Jaksel untuk menjenguk Fachri di balik jeruji besi.


Anies Baswedan Komentari Video Viralnya di GBK

Minggu, 18 Februari 2018 18:17 WIB

Anies diadang Paspampres untuk memasuki lapangan GBK


Ini Alasan Selvi Kitty Menangis Sebelum Ijab Qabul

Minggu, 18 Februari 2018 18:16 WIB

Selvi harus pamit dari kedua orangtua yang sudah membesarkannya.


Puncak Arus Balik Imlek, Jasa Marga Berlakukan Contraflow Arah Jakarta

Minggu, 18 Februari 2018 18:15 WIB

Jasa Marga memprediksi adanya peningkatan volume sebesar 15% atau 92 ribu kendaraan dari arus normal 79,8 ribu kendaraan ke arah Jakarta.


Papua Barat Gelar Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati

Minggu, 18 Februari 2018 18:14 WIB

Kegiatan ini untuk menunjukan kepada dunia tentang keseriuan pemerintah Papua Barat dalam menerapkan program provinsi konservasi