Radar LAPAN Deteksi Hujan Meteor

akurat logo
Ahmad Muhajir
Rabu, 10 Januari 2018 15:02 WIB
Share
 
Radar LAPAN Deteksi Hujan Meteor
Ilustrasi hujan meteor Orionid. POPULARMECHANICS.COM

AKURAT.CO, LAPAN bekerja sama dengan Universitas Kyoto, Jepang, mengoperasikan radar meteor (Meteor Wind Radar) di Sumatera Barat dan Papua. Tujuannya untuk penelitian angin di atmosfer pada ketinggian 70-110 km. Radar bahkan mendetekasi hujan meteor.

"Ada tiga hujan meteor yang tergolong kuat dengan jumlah puluhan meteor per jam: Quadrantids (puncaknya pada 3 Januari), Perseids (puncaknya 12 Agustus), dan Geminids (puncaknya 14 Desember)," seperti dilansir dari keterangan resmi LAPAN, Rabu (10/01).

LAPAN menjelaskan, jika jumlah meteor per jam meningkat, mulai pukul 20.00 UT (Universal Time) atau pukul 03.00 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 22.00 UT (05.00 WIB) dengan jumlah meteor sekitar 400 meteor/jam.

Waktu tersebut sesuai dengan mulai terbitnya radian (titik pancar) meteor Quadrantids di sekitar rasi Bootes sampai meninggi di arah Utara.

"Pada dini hari (9/1) meteor tampak seperti bintang yang bergerak cepat, yaitu saat mereka seperti debu-debu terbakar sampai habis. Hanya dalam waktu beberapa detik saja," terangnya.

Meteor adalah batuan atau debu antariksa yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar pada ketinggian 70-110 km. Pada saat tertentu, bumi berpapasan dengan gugusan debu sisa komet sehingga debu-debunya memasuki atmosfer bumi dan terbakar dalam jumlah yang banyak.

Saat itulah pengamat bisa menyaksikan hujan meteor dengan jumlah puluhan sampai ratusan meteor per jam. Jumlah ratusan meteor per jam biasanya disebut badai meteor, pada saat tertentu setelah komet induknya melintas dekat bumi.

Hujan meteor diberi nama sesuai dengan rasi bintang tempat meteor tampak terpancar. Titik itulah, yang disebut radian, adalah titik persinggungan atmosfer bumi dengan gugusan debu komet.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Lindungi Perbatasan, Xinjiang Akan Bangun Tembok Besar

Selasa, 23 Januari 2018 10:49 WIB

Ratusan orang tewas di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir akibat kekerasan antara etnik Muslim Uighur dan mayoritas etnik Han China


Dalam Gaya Berbeda, Dian Sastrowardoyo Cantiknya Tetap Sama

Selasa, 23 Januari 2018 10:40 WIB

Berikut beberapa gaya Dian Sastrowardoyo yang tetap membuatnya cantik.


Kepergok ke Dokter Kandungan, Sarwendah Hamil Anak Kedua?

Selasa, 23 Januari 2018 10:37 WIB

Selamat ya Wendah hamil anak kedua


Anies: Lahan Pertanian di Jakarta Masih Ada 300 Hektare

Selasa, 23 Januari 2018 10:29 WIB

Meski hampir seluruh wilayah Ibukota dipenuhi dengan gedung pencakar langit, ternyata Jakarta masih memiliki 300 hektare lahan pertanian


Sri Mulyani: Reformasi Birokrasi Suatu Keharusan

Selasa, 23 Januari 2018 10:26 WIB

Pemerintah ingin memaksimalkan peranan ASN. Dalam menangkap peluang dari momentum kebangkitan ekonomi nasional 2 tahun belakangan ini.


Jaga Inflasi 2018, Pemerintah dan BI Sepakati 5 Langkah Strategis Ini

Selasa, 23 Januari 2018 10:20 WIB

Rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat secara khusus menyepakati lima langkah strategis.


Soal e-KTP Bagi Penghayat Kepercayaan, Mendagri Tunggu Rakor di Kemenko Polhukam

Selasa, 23 Januari 2018 10:13 WIB

MUI beberapa waktu lalu mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat e-KTP dengan kolom khusus bagi warga penghayat kepercayaan


Sri Mulyani: Rekrutmen ASN Harus Dapat Orang Terbaik

Selasa, 23 Januari 2018 10:11 WIB

Tahun lalu, dari 37.000 formasi yang ditawarkan, yang melamar 2 juta perserta.


Jokowi Tinjau Program Padat Karya Tunai Irigasi Rawa Pasang Surut

Selasa, 23 Januari 2018 10:06 WIB

Sebanyak 100 orang terlibat dalam program tersebut dengan pekerjaan berupa pembersihan rumput pada bahu jalan dan jembatan.


Satu Persen Orang Terkaya Kuasai 82 Persen Kekayaan Dunia

Selasa, 23 Januari 2018 10:03 WIB

Sedikit orang kaya menguasai kekayaan lebih banyak, sementara ratusan juta orang berjuang untuk bertahan hidup dalam kemiskinan


Bak Petani, Anies Panen Padi dan Buah Naga di Cakung

Selasa, 23 Januari 2018 10:00 WIB

Varietas padi yang dipanen Anies di Cakung merupakan padi Inpardi 32 yang tahan hama wereng.


Bukan Alat Pembayaran Sah, Kemenkeu Tegas Larang Bitcoin

Selasa, 23 Januari 2018 10:00 WIB

Ini mengingat potensi risiko yang besar, tidak hanya bagi masyarakat penggunanya namun juga dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan.


Pelaku Pasar Tunggu Aksi Lelang, Laju Obligasi Bakal Melemah

Selasa, 23 Januari 2018 09:58 WIB

Meski demikian, masih adanya aksi beli mampu menahan agar pelemahan tersebut tidak terlalu dalam.


Bursa Dunia Melaju Variatif

Selasa, 23 Januari 2018 09:55 WIB

Pelaku pasar tetap berhati-hati dalam menyikapi kondisi 'government shutdown' di AS.


PD IWO Sibolga-Tapanuli Tengah Resmi Dilantik

Selasa, 23 Januari 2018 09:46 WIB

Pelantikan ini bertajuk, "Bersama kita kuat, sebarkan informasi benar dan anti hoaks"