Tekno / Mobil / Berita

Galakkan Transportasi Hijau, Tiongkok Hentikan Produksi 553 Jenis Mobil

akurat logo
Ahmad Muhajir
Senin, 01 Januari 2018 15:31 WIB
Share
 
Galakkan Transportasi Hijau, Tiongkok Hentikan Produksi 553 Jenis Mobil
Ilustrasi - Mobil Listrik. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Tiongkok tidak memperpanjang izin produksi 553 jenis mobil penumpang karena tidak bisa memenuhi standar penggunaan bahan bakar yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Keputusan ini berlaku efektif per 1 Januari 2018, demikian pernyataan Pusat Pelayanan Teknologi Kendaraan China dengan mengutip surat keputusan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) setempat, Senin (1/1).

Ratusan jenis kendaraan yang masuk daftar larangan produksi tersebut sebagian besar produk perusahaan kolektif Tiongkok dan industri otomotif global, seperti FAW-Volkswagon, Beijing Benz Automotive, Chery, dan Dongfeng Motor Corporation.

Pemerintah setempat memang tengah menggalakkan transportasi hijau melalui pembatasan emisi. Tak hanya itu, Melalui kampanye melawan polusi, mendorong produksi kendaraan berkonsumsi energi terbarukan (NEVs).

Mereka pada awal Desember 2017 juga memberlakukan pembatasan emisi yang lebih ketat yang secara bertahap akan diterapkan pada produk-produk kendaraan baru.

Sementara itu, laporan China Plus mengatakan bahwa para pembeli NEVs akan mendapatkan keringanan pajak selama tiga tahun ke depan.

Pada September 2017, MIIT mulai melakukan pemeriksaan terhadap produksi dan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil sebagimana dilaporkan laman berita milik Radio Internasional China (CRI) itu.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

Sumber. antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Lewat Instagram, Penggawa Persija Sindir Gol Aneh Persela

Senin, 21 Mei 2018 12:27 WIB

Persija kalah dengan skor 0-2


Memasuki Hari Keenam Ramadan Harga Cabai di Ambon Melambung

Senin, 21 Mei 2018 12:25 WIB

Para pedagang mematok harga cabai keriting Rp45.000, atau bergerak naik dari sebelumnya Rp40.000/kg, eceran Rp10.000/tumpuk.


Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pendahuluan Uji UU LLAJ

Senin, 21 Mei 2018 12:21 WIB

Perkara yang teregistrasi dengan Nomor 41/PUU-XVI/2018 ini diajukan oleh 50 perorangan warga negara yang merasa dirugikan



Pesan Menohok SBY: Kekuasaan Tak Boleh Terlalu Absolut

Senin, 21 Mei 2018 12:10 WIB

SBY menyarankan bahwa pada generasi sekarang harus mewujudkan amanah Reformasi.


Mentan: Tidak Ada Alasan Harga Naik di Bulan Suci Ramadan

Senin, 21 Mei 2018 12:05 WIB

Kementerian Pertanian telah menghapus seluruh regulasi yang menghambat swasembada pangan.


Puasa Ramadan (Bagian 4)

Senin, 21 Mei 2018 11:59 WIB

"Puasa adalah untukKu, dan saya yang akan membalas puasa orang yang berpuasa."


Resmi, Maduro Menangkan Pemilu Venezuela

Senin, 21 Mei 2018 11:58 WIB

Pemimpin berhaluan kiri Venezuela, Nicolas Maduro hari ini memenangkan kursi presiden dengan masa jabatan enam tahun


Menteri Rini : Program Serap Gabah Sejahterakan Petani

Senin, 21 Mei 2018 11:56 WIB

Menteri Rini : program serap gabah yang berintegrasi dengan BNI sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.


Gagal Bawa MU Juara, Fans Arsenal Kompak "Bully" Sanchez

Senin, 21 Mei 2018 11:50 WIB

MU mengakhiri musim 2017-2018 tanpa raihan gelar


Polisi Cokok 2 Penipu Bermodus Investasi Dolar

Senin, 21 Mei 2018 11:49 WIB

Argo Yuwono menduga kasus ini sudah memakan korban lebih dari tiga orang.


Amankan Satu Teroris, Densus Bawa Satu Karung Bahan Peledak

Senin, 21 Mei 2018 11:45 WIB

ES dulu seorang muazin di masjid, tapi sejak tiga tahun terakhir ini sudah tidak lagi. Perilaku ES berubah, setelah keluar kerja hotel.


Rupiah Minus Kepercayaan

Senin, 21 Mei 2018 11:44 WIB

Data-data ekonomi yang dirilis oleh Pemerintah justru menggambarkan pesimisme terkait kondisi ekonomi ditahun 2018.


Wabah Virus Nipah di India Selatan, Sembilan Orang Meninggal Dunia

Senin, 21 Mei 2018 11:41 WIB

Beberapa orang lagi yang terserang virus tersebut kini sedang dirawat di rumah sakit pemerintah


Ini Pesan Jokowi Peringati Harkitnas & 20 Tahun Reformasi

Senin, 21 Mei 2018 11:40 WIB

Jokowi menyampaikan bahwa bangsa Indonesia dalah bangsa pemenang.