Tekno / Motor / Berita

Bakal Diproduksi Massal, Harga Motor Listrik GESITS Tidak Sampai Rp20 Juta

akurat logo
Ahmad Muhajir
Sabtu, 16 Desember 2017 17:57 WIB
Share
 
Bakal Diproduksi Massal, Harga Motor Listrik GESITS Tidak Sampai Rp20 Juta
Ilustrasi motor listrik. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Garansindo Grup yang merupakan distributor sepeda motor listrik Garansindo Electric Scooter ITS (GESITS) berencana menjual produk itu dengan harga di bawah Rp20 juta per unit.

"Harga nantinya antara Rp15 juta sampai Rp17 juta," kata Chief Operating Officer Garansindo Grup Harun Sjech saat peresmian Teaching Industri ITS oleh Kemenristekdikti di Surabaya, Jumat.

Harun menjelaskan, pihaknya tertarik bekerja sama dengan ITS untuk memproduksi dan memasarkan sepeda motor listrik itu karena listrik adalah masa depan dari teknologi otomotif di dunia.

"Saya sudah ke luar negeri, di sana listrik sedang dikembangkan untuk otomotif," ujar dia.

Selain itu, keprihatinan akan tidak adanya produk nasional juga melatarbelakangi pihaknya memproduksi sepeda motor listrik.

Indonesia, kata dia, saat ini menempati urutan ketiga penjualan motor terbanyak di dunia di bawah Tiongkok dan India, namun tidak punya produk nasional. Berbeda dengan Tiongkok yang penjualan produk di sana sekitar 30 juta, tapi ada beribu merek Tiongkok. Sedang India bisa 15 juta setahun, dan beratus-ratus motor India dijual.

"Indonesia, 5-7 juta setahun tapi nol merek Indonesia yang terjual. Kalau mengembangkan teknologi konvensional ya tertinggal 40 tahun. Tapi kalau listrik, kita mampu. Kita punya visi yang sama," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pusat Unggulan Iptek (PUI) Sistem dan Kontrol Otomotif Muhammad Nur Yuniarto mengemukakan, susah sepeda motor dan mobil merek nasional terjual di Indonesia karena pemikiran orang Indonesia yang masih salah.

Banyak orang beranggapan jika produk buatan orang Indonesia, haruslah dijual dengan harga murah.

"Harusnya beli karena memang peduli, bukan karena murah. Ferari, dijual Rp5 miliar banyak yang beli, begitu kami buat sepeda motor, dijual Rp20 juta masih banyak yang nawar. Artinya kalau yang buat orang luar negeri harus mahal, sedangkan jika produksi Indonesia harus murah. Kenapa tidak punya produk nasional karena tidak mau menghargai produk kita sendiri," ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Menristekditi Mohamad Nasir. Dirinya mengatakan jika ingin produk Indonesia laris maka harus diberi nama luar negeri.

"Contohnya seperti pepaya. Jika hanya pepaya mungkin tidak banyak yang beli. Tapi ketika diberi nama Pepaya California banyak yang beli," ungkapnya.

Untuk menyiasati itu, Kemenristekdikti terus mendorong perbaikan dari kualitas produk yang dihasilkan anak negeri. Pihaknya juga mendorong dipermudahkannya perizinan untuk produk nasional.

"Saya sudah berhubungan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) untuk izin layak jalannya, dan mengenai izin sertifikatnya melalui. Ada beberapa BUMN yang bersama-sama untuk menghasilkan motor listrik ini," imbuhnya.

Dirinya menargetkan pada tahun 2018, izin untuk memproduksi massal dan jalan sudah dikantongi GESITS.[]


Editor. Islahuddin

Sumber. antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Polisi Papua Kembali Meringkus Seorang Pengedar Ganja

Rabu, 24 Januari 2018 16:58 WIB

Ganja tersebut berasal dari PNG.


Perasaan Reza Rahadian Usai Syuting Film Benyamin: Biang Kerok

Rabu, 24 Januari 2018 16:57 WIB

Reza mengaku menemui kesulitan melakoni karakter konyol Pengki.


Pengumuman Nominasi Oscar 2018 Hadirkan Beberapa Kejutan

Rabu, 24 Januari 2018 16:57 WIB

Film 'The Shape of Water' menjadi film yang mendapat nominasi terbanyak, yaitu 13 nominasi.



Gerbong Argo Parahyangan yang Anjlok Berhasil Dievakuasi

Rabu, 24 Januari 2018 16:52 WIB

Pukul 14.00, semua gerbong sudah berhasil diangkat dan jalur dinormalisasi.


PDIP Nilai Penataan Tanah Abang Anies-Sandi Bikin Kumuh dan Macet Tambah Parah

Rabu, 24 Januari 2018 16:51 WIB

Kawasan Tanah Abang sempat kondusif pada era Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama menjabat dengan memasukkan pedagang kaki lima ke Blok G


Jadi Sarang Narkoba, Polisi Ungkap Keberhasilan Gerebek Kampung Ambon

Rabu, 24 Januari 2018 16:50 WIB

Pro aktif Babinkamtibmas dan Babinsa mencari informasi keresahan masyarakat jadi kunci keberhasilan operasi ini.


Ahsan: Kami Kalah karena Banyak Lakukan Kesalahan

Rabu, 24 Januari 2018 16:47 WIB

"Kita masih belum bermain lepas."


Pemotretan Bersama Kardashian, Kylie Jenner Sembunyikan Kehamilannya

Rabu, 24 Januari 2018 16:46 WIB

Pada hampir semua pose, Jenner selalu berkamuflase untuk menutup perutnya.


Gempa Susulan Kali Ini Tidak Berdampak di Bogor

Rabu, 24 Januari 2018 16:41 WIB

Gempa yang terjadi kemarin hancurkan ratusan bangunan.


Menakjubkan! 5 Danau ini Permukaannya Berwarna Merah Muda

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Tidak percaya ada danau merah muda? Baca ini.


PDIP Kritik Anies-Sandi, Gerindra Membela: 'Move On' Dulu

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Anggota DPRD Fraksi PDIP melontarkan kritik 'pedas' kebijakan Anies-Sandi. Sedangkan fraksi Gerindra mendukung Anies-Sandi


Bau Puncak Dunia di Semifinal Australia Terbuka

Rabu, 24 Januari 2018 16:36 WIB

Laga semifinal akan dilangsungkan di Rod Laver Arena, Jumat (25/1), mendatang.


Warga Temukan Benda Diduga Mortir Aktif

Rabu, 24 Januari 2018 16:33 WIB

Benda mencurigakan tersebut ternyata peluru RPG.