Pemprov Jateng Gencar Sosialisasi Situs www.regopantes.com

akurat logo
Bayu Primanda Putra
Selasa, 18 Juli 2017 07:18 WIB
Share akurat gplus icon
 
Pemprov Jateng Gencar Sosialisasi Situs www.regopantes.com
Situs web Regopantes.com. istimewa

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggiatkan sosialisasi penggunaan aplikasi regopantes.com di kalangan petani yang diharapkan bisa memangkas jalur distribusi penjualan berbagai komoditas pertanian.

"Aplikasi ini salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan menghapus keberadaan 'middle man' atau perantara sehingga dengan komunikasi langsung antara petani dan konsumen maka disepakati harga yang menguntungkan kedua pihak," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa.

Aplikasi regopantes.com merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Bank Rakyat Indonesia dan provider 8 villages.

Menurut Ganjar, para petani saat ini harus melek teknologi dan mulai menggunakan aplikasi untuk memasarkan berbagai komoditas pertaniannya sebagai upaya peningkatan kesejahteraan.

"Ada banyak 'e-commerce' (perdagangan elektronik) yang bisa dimanfaatkan petani, termasuk media sosial facebook, twitter, atau instagram, namun dari pemerintah memfasilitasi dengan aplikasi regopantes.com," ujarnya.

Dengan aplikasi regopantes.com, kata Ganjar, para petani bisa langsung menjual hasil panen mereka ke konsumen untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi dari pengepul, sedangkan konsumen juga akan mendapatkan keuntungan karena harga komoditas yang dibeli bisa lebih murah dari pedagang pasar.

Pihaknya siap memberikan pelatihan kepada para petani dalam memanfaatkan aplikasi regopantes.com.

"Para petani butuh latihan, butuh diajari, tapi nanti setelah terbiasa pasti akan merasakan manfaatnya karena bisa menjangkau pembeli dari luar daerah secara langsung," katanya.

Selain pelatihan mengenai tata cara penggunaan aplikasi regopantes.com, Pemprov Jateng juga akan melakukan pendampingan seperti cara-cara mempromosikan hasil pertanian.

Ganjar menyarankan agar para petani bergabung dalam kelompok dan memiliki anggota khusus yang mengurusi bagian pemasaran.

Petugas khusus tersebut mengurusi pendaftaran, input data, dan memposting hingga selanjutnya kemampuan tersebut ditularkan ke petani lain agar bisa mengakses secara mandiri.

Pengembang aplikasi regopantes.com, Wim Prihanto, menjelaskan bahwa selama ini para petani tidak pernah mendapatkan banyak keuntungan dari hasil panennya akibat posisi tawar yang rendah karena tidak bisa menjual komoditas pertanian langsung ke konsumen.

"Pengepul hanya membeli hasil panen petani dengan harga 'mepet' dan alasan itulah yang membuat kesejahteraan petani tidak meningkat, sedangkan di sisi lain pembeli harus merogoh kocek agak dalam untuk membeli hasil pertanian dan harganya nyaris dua kali lipat," ujarnya.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

RUU Pemilu, Jokowi: Ini Negara Hukum Negara Demokrasi

Sabtu, 22 Juli 2017 01:30 WIB

Bagi siapapun yang tidak setuju dengan keputusan DPR, harus menempuh jalur hukum.


Kemenag: Fasilitas Penunjang Jamaah Haji Indonesia Sudah Siap 100 Persen

Sabtu, 22 Juli 2017 01:00 WIB

Segala keperluan jemaah haji Indonesia sudah siap 100 persen.


Menang Telak, Luis Milla Puji Semangat Skuad Garuda

Sabtu, 22 Juli 2017 00:38 WIB

“Semangat tidak kenal putus asa. Itu menjadi kunci kemenangan kita hari ini atas Mongolia,” kata Milla, seperti dipetik dari laman PSSI


Liverpool Menolak Tawaran Barcelona Rp 1,2 Triliun untuk Coutinho

Sabtu, 22 Juli 2017 00:30 WIB

Coutinho dilaporkan telah tandatangani kontrak lima tahun bersama The Reds senilai sekitar Rp 2,5 miliar per minggu.


Kemendagri Harap Kepala Daerah Terbitkan Perda Ormas

Sabtu, 22 Juli 2017 00:30 WIB

Kami mendorong kepada daerah untuk menerbitkan instrumen di sana berupa peraturan kepala daerah.


Bertandang ke Gelora Bandung Lautan Api, Persija Ingin Perbaiki Posisi Klasmen

Sabtu, 22 Juli 2017 00:16 WIB

"Kita punya misi untuk memperbaiki posisi dan menang. Karena, sedikit lagi (Persija) bisa merangkak ke (papan) atas."Maman Abdurrahman


Belanda Jajaki Kerjasama Dengan Sumatera Utara

Jumat, 21 Juli 2017 23:54 WIB

Pemerintah Belanda tengah melakukan penjajakan peluang kerjasama dalam berbagai bidang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


Jelang 'El-Clasico', Teco: Pressure ada di Persib Bandung

Jumat, 21 Juli 2017 23:45 WIB

Teco mengklaim, tidak gugup menghadapi pertandingan besok. Pasalnya, saat di Brasil, dia pernah mengalami sejumlah pertarungan keras.


Sosok Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana Di Cikarang

Jumat, 21 Juli 2017 23:39 WIB

Seroang wanita tewas dalam kondisi tanpa busana di rumah pribadinya di Perumahan Mode Green.


Pemerintah Terbitkan Perppu No.2/17, Jaksa Agung: Ormas-Ormas Baik Jangan Takut

Jumat, 21 Juli 2017 23:34 WIB

Kita harapkan ormas-ormas yang baik-baik tidak khawatir atau takut.



Narkoba 'Flakka' Masuk Indonesia, Pengguna Bisa Jadi Zombie

Jumat, 21 Juli 2017 23:08 WIB

Narkoba jenis baru yakni 'flakka' disinyalir sudah masuk ke Indonesia.


Pengamat: PT 20 Persen, Parpol Harus Koalisi pada Pemilu 2019

Jumat, 21 Juli 2017 22:55 WIB

Berdasarkan hasil Pemilu DPR RI 2014, tidak ada satu pun parpol yang meraih 112 kursi (20 persen dari 560 kursi) DPR RI.


Persib Lebih Bugar, Persija Tak Gentar

Jumat, 21 Juli 2017 22:43 WIB

Persija baru saja beruji coba dengan tim La Liga, Espanyol.


Tersangka Korporasi, Perdagangan Saham PT DGI Dihentikan Sementara

Jumat, 21 Juli 2017 22:35 WIB

Penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar reguler dan pasar tunai terhitung sejak sesi I perdagangan pada Rabu (19/7).