Tindak Lanjut Kominfo Atas Surel CEO Telegram

akurat logo
Ahmad Muhajir
Senin, 17 Juli 2017 19:13 WIB
Share
 
Tindak Lanjut Kominfo Atas Surel CEO Telegram
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. dokumen kominfo

AKURAT.CO, Dianggap sebagai 'sarang' teroris, Telegram diblokir oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Paska kejadian ini, Pavel Durov selaku CEO mengirimkan surel dan telah ditanggapi oleh Kominfo.

Rudiantara, Menteri Kominfo, mengatakan telah menerima email mengenai permintaan maaf dari Durov. Diketahui bahwa Durov tidak menyadari adanya permintaan dari Kominfo sejak 2016, akibatnya pemerintah memblokir layanan Telegram berbasis web.

"Durov telah menindaklanjuti yang diminta oleh Kominfo dan mengusulkan komunikasi khusus untuk proses penanganan konten negatif khususnya terorisme. Saya mengapresiasi respon dari Pavel Durov dan Kominfo akan menindakanjuti secepatnya dari sisi teknis detail agar SOP bisa segera diimplementasikan," kata Rudiantara seperti dikutip dari laman resmi Kominfo, Senin (17/7).

Lebih lanjut, Kominfo mengaku sudah meminta pihak Telegram menyiapkan tim teknis dan administrasi guna mendukung proses komunikasi dan kordinasi secara lebih intens. Dikatakan, pemerintah sangat menghargai tanggapan, niat dan keinginan Telegram untuk membangun kerjasama.

Dengan diterimanya surel dari Telegram kepada Menteri Kominfo, akan segera dilakukan langkah baru berupa penyiapan SOP secara teknis, mulai dari proses, SDM, organisasi, dan sebagainya;

1. Kemungkinan dibuatnya Government Channel agar komunikasi dengan Kementerian Kominfo lebih cepat dan efisien.

2. Kemkominfo akan meminta diberikan otoritas sebagai Trusted Flagger terhadap akun atau kanal dalam layanan Telegram.

3. Kemkominfo akan meminta Telegram membuka perwakilan di Indonesia.

4. Untuk proses tata kelola penapisan konten, Kemkominfo terus melakukan perbaikan baik proses, pengorganisasian, teknis, maupun SDM.

Sebagai informasi, kebijakan untuk melakukan penapisan konten bermuatan terorisme merupakan tindak lanjut dari penanganan terhadap isu–isu yang mengancam keamanan negara terlebih mulai terjadinya perubahan geopolitik dan geostrategis di Asia Tenggara terutama peristiwa yang terjadi di kota Marawi, Filipina Selatan.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Antisipasi Aktivitas Gunung Agung, Kemenhub Siapkan 300 Bus di Bandara Bali

Minggu, 24 September 2017 15:38 WIB

Apabila calon penumpang ingin meneruskan perjalanan dengan jalan darat, maka mereka dapat menggunakan bus yang diantarkan melalui tiga titik


Henry Cavill Rayakan Hari Batman di Instagram

Minggu, 24 September 2017 15:36 WIB

Banyak cara unik untuk mengucapkan selamat kepada orang lain. Apa yang dilakukan oleh Henry Cavill bisa jadi salah satunya.


AGRA: Reforma Agraria Jokowi Hanya Legalisasi Perampasan Tanah Petani

Minggu, 24 September 2017 15:35 WIB

Reforma Agraria Palsu Jokowi tidak menjawab problem utama kaum tani, derita kaum tani makin parah


KNTI: Reklamasi Bentuk Perampasan Laut

Minggu, 24 September 2017 15:33 WIB

Pengusaha dengan 'rakus' berambisi mendapat keuntungan berlipat-lipat dengan proyek yang merusak.


Hasto: Kursus Politik Tidak Membahas Pilkada

Minggu, 24 September 2017 15:28 WIB

Kedantangan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas dipastikan bukan bentuk dukungan untuk maju dalam Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang


Pembangunan Rhino Dive di Tanjung Lesung Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Minggu, 24 September 2017 15:27 WIB

Dive center ini akan menarik perhatian mereka untuk mencoba mengeksplorasi bawah laut Tanjung Lesung dan sekitarnya


Industri Pariwisata Hingga Tambang Sumbang Masalah Sektor Agraria

Minggu, 24 September 2017 15:26 WIB

Pelaku yang mengakibatkan terjadinya permasalahan agraria di kawasan pesisir antara lain industri seperti pariwisata hingga pertambangan.


Kingsman: The Golden Circle Raih Rp 45 Milliar Malam Perdananya

Minggu, 24 September 2017 15:25 WIB

Kingsman: The Golden Circle mulai mendapatkan hasil pertamanya di akhir pekan ini.



Datang ke Pernikahan Vicky Shu, Anang-Ashanty Nyanyikan Lagu Ini

Minggu, 24 September 2017 15:14 WIB

Kira-kira lagu apa yang dibawakan oleh pasangan Anang-Ashanty di acara resepsi tersebut.


PLTMG Sumbawa Dinilai Mampu Topang Pertumbuhan Ekonomi NTB

Minggu, 24 September 2017 15:14 WIB

Proses pembangunan PLTMG Sumbawa dimulai sejak Juni 2017, dan ditargetkan akan selesai pada akhir 2018.


BPBD Jepara Siagakan Tim Pemantau Kebakaran Pegunungan Muria

Minggu, 24 September 2017 15:12 WIB

"Hasil pemantauan sementara, titik kebakaran awal berada di wilayah Kabupaten Kudus, kemudian sempat merembet ke wilayah Jepara"


Jokowi Beri Selamat atas Pernikahan Vicky Shu Melalui Karangan Bunga

Minggu, 24 September 2017 15:06 WIB

Jokowi Beri Selamat atas Pernikahan Vicky Shu Melalui Karangan Bunga


Hadapi Genoa, Inter Melawan Kutukan Tak Pernah Menang

Minggu, 24 September 2017 15:03 WIB

Bagi Inter Milan, pertandingan ini menjadi ajang yang tepat untuk membalaskan kekalahanya dalam lima pertemuan lalu.


Musim Kemarau, Produktivitas Pertanian Riau Justru Meningkat

Minggu, 24 September 2017 15:01 WIB

Kondisi kekeringan telah melanda sejumlah daerah khususnya di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.