CEO Telegram Kirim Surel Pada Kominfo untuk Tawarkan Solusi

akurat logo
Ahmad Muhajir
Minggu, 16 Juli 2017 20:38 WIB
Share akurat gplus icon
 
CEO Telegram Kirim Surel Pada Kominfo untuk Tawarkan Solusi
CEO Telegram, Pavel Durov. pctechmag.com

AKURAT.CO, Paska keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram, Pavel Durov selaku CEO Telegram menawarkan beberapa solusi.

Durov, dalam channel resmi di Telegram, menyatakan banyak dari pengguna awal aplikasi tersebut berasal dari Indonesia, dan kini angka sudah mencapai jutaan. Dia mengaku sangat menyukai Indonesia. Bahkan dia pernah beberapa kali berkunjung dan memiliki banyak teman disini.

"Jadi saya kecewa saat mendengar Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memblokir Telegram di Indonesia. Ternyata Kominfo baru-baru ini mengirim surel pada kami berisi daftar channel publik yang isinya berkaitan dengan terorisme, dan tim kami tidak bisa memproses laporan itu secara cepat," Kata Durov.

Dia menyayangkan adanya miskomunikasi karena tidak mengetahui permintaan tersebut dari Kominfo. Oleh karena itu, Durov ingin memperbaiki situasi dengan tiga solusi sebagai berikut:

1. Pihaknya telah memblokir semua channel publik yang berhubungan dengan teroris yang sudah dilaporkan oleh Kemkominfo.

2. Pihak Telegram telah membalas surel Kemkominfo untuk menjalin komunikasi langsung agar kelak bisa lebih efisien dalam mengindentifikasi dan memblokir propaganda teroris.

3. Telegram membentuk tim moderator yang memahami bahasa dan budaya Indonesia agar bisa memproses laporan berkaitan dengan konten terorisme lebih cepat dan akurat.

"Faktanya, setiap bulan kami memblokir ribuan channel publik dan melaporkan hasilnya di @isiswatch. Kami selalu mencoba lebih efisien dalam mencegah propagandan teroris dan selalu terbuka dengan ide baru agar bisa melakukannya lebih baik lagi," jelasnya.

Durov yakin propaganda teroris bisa ditumpas tanpa harus mengganggu jutaan pengguna Telegram lain di Indonesia, dia juga menunggu balasan dari Kemkominfo atas surel tersebut. Ia juga menegaskan Telegram sama sekali tidak berpihak pada teroris.[]


Editor. Islahuddin

Sumber. antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

RUU Pemilu, Jokowi: Ini Negara Hukum Negara Demokrasi

Sabtu, 22 Juli 2017 01:30 WIB

Bagi siapapun yang tidak setuju dengan keputusan DPR, harus menempuh jalur hukum.


Kemenag: Fasilitas Penunjang Jamaah Haji Indonesia Sudah Siap 100 Persen

Sabtu, 22 Juli 2017 01:00 WIB

Segala keperluan jemaah haji Indonesia sudah siap 100 persen.


Menang Telak, Luis Milla Puji Semangat Skuad Garuda

Sabtu, 22 Juli 2017 00:38 WIB

“Semangat tidak kenal putus asa. Itu menjadi kunci kemenangan kita hari ini atas Mongolia,” kata Milla, seperti dipetik dari laman PSSI


Liverpool Menolak Tawaran Barcelona Rp 1,2 Triliun untuk Coutinho

Sabtu, 22 Juli 2017 00:30 WIB

Coutinho dilaporkan telah tandatangani kontrak lima tahun bersama The Reds senilai sekitar Rp 2,5 miliar per minggu.


Kemendagri Harap Kepala Daerah Terbitkan Perda Ormas

Sabtu, 22 Juli 2017 00:30 WIB

Kami mendorong kepada daerah untuk menerbitkan instrumen di sana berupa peraturan kepala daerah.


Bertandang ke Gelora Bandung Lautan Api, Persija Ingin Perbaiki Posisi Klasmen

Sabtu, 22 Juli 2017 00:16 WIB

"Kita punya misi untuk memperbaiki posisi dan menang. Karena, sedikit lagi (Persija) bisa merangkak ke (papan) atas."Maman Abdurrahman


Belanda Jajaki Kerjasama Dengan Sumatera Utara

Jumat, 21 Juli 2017 23:54 WIB

Pemerintah Belanda tengah melakukan penjajakan peluang kerjasama dalam berbagai bidang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


Jelang 'El-Clasico', Teco: Pressure ada di Persib Bandung

Jumat, 21 Juli 2017 23:45 WIB

Teco mengklaim, tidak gugup menghadapi pertandingan besok. Pasalnya, saat di Brasil, dia pernah mengalami sejumlah pertarungan keras.


Sosok Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana Di Cikarang

Jumat, 21 Juli 2017 23:39 WIB

Seroang wanita tewas dalam kondisi tanpa busana di rumah pribadinya di Perumahan Mode Green.


Pemerintah Terbitkan Perppu No.2/17, Jaksa Agung: Ormas-Ormas Baik Jangan Takut

Jumat, 21 Juli 2017 23:34 WIB

Kita harapkan ormas-ormas yang baik-baik tidak khawatir atau takut.



Narkoba 'Flakka' Masuk Indonesia, Pengguna Bisa Jadi Zombie

Jumat, 21 Juli 2017 23:08 WIB

Narkoba jenis baru yakni 'flakka' disinyalir sudah masuk ke Indonesia.


Pengamat: PT 20 Persen, Parpol Harus Koalisi pada Pemilu 2019

Jumat, 21 Juli 2017 22:55 WIB

Berdasarkan hasil Pemilu DPR RI 2014, tidak ada satu pun parpol yang meraih 112 kursi (20 persen dari 560 kursi) DPR RI.


Persib Lebih Bugar, Persija Tak Gentar

Jumat, 21 Juli 2017 22:43 WIB

Persija baru saja beruji coba dengan tim La Liga, Espanyol.


Tersangka Korporasi, Perdagangan Saham PT DGI Dihentikan Sementara

Jumat, 21 Juli 2017 22:35 WIB

Penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar reguler dan pasar tunai terhitung sejak sesi I perdagangan pada Rabu (19/7).