Masyarakat Sudah Terbiasa 'Umbar' Data Pribadi

akurat logo
Vidyandini Agivonia
Selasa, 13 Maret 2018 23:20 WIB
Share
 
Masyarakat Sudah Terbiasa 'Umbar' Data Pribadi
Masyarakat sukarela menyerahkan data mereka ke layanan ojek online.. KANESTUDIO.CO

AKURAT.CO, Saat ini sebenarnya masyarakat sudah biasa menyerahkan data pribadi mereka ke sejumlah pihak. Mereka seperti tidak merasa khawatir data itu disalahgunakan oleh oknum yang tak berwenang.

Koordinator Regional Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENet), Damar Juniarto memberi contoh, masyarakat memberi data mereka ke pengelola aplikasi ojek online. Baik itu data nama, dan nomor telepon.

"Contohnya Opang (ohek pangkalan) dan Ojol (ojek online), ini merupakan satu fase dimana data-data yang kita berikan melalui aplikasi ojol diolah sedemikian rupa sehingga perusahaan mengenal kita itu siapa. Kalau opang ya heart to herat saja sehingga bisa dikatakan pelanggan," kata Damar saat hadir di diskusi yang diadakan di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (13/3).

Pria yang tergabung dalam forum demokrasi digital ini juga mengatakan, sulit sekali menghindari praktik pengumpulan informasi saat ini. Hal ini dikarenakan karena masyarakat pun secara sukarela memberikan informasi dari smartphone untuk mendapatkan produk jasa yang membuat hidup lebih mudah.

"Contohnya aplikasi gojek, dari aplikasi itu kita secara sukarela memberikan data identitas, kontak, lokasi, foro, kamera, mikrofon. Itu untuk apa? untuk diolah dan mengetahui siapa kita. ini sama kayak lego yang dipilah, disusun, dan berbentuk jadi kita sendiri," tambah Damar.

Ini artinya masyarakat mempercayai perusahaan untuk mengolah data konsumennya dengan baik. Dan saat ini masyarakat juga ‘dipaksa’ menyerahkan data mereka, NIK dan KK, melalui kewajiban registrasi kartu prabayar.

Damar berharap agar perusahaan dan pemerintah tidak merusak kepercayaan.  Ia meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan UU perlindungan data pribadi dan memprioritaskan keamanan privasi data warga daripada perang melawan hoax.

“Jangan sampai kepercayaan warga pada negara rusak karena kelalaian menjaga data pribadi warga,” tambahnya.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

DPRD Happy, PAD Jatim 2018 Diprediksi Lampaui Target

Rabu, 25 April 2018 07:45 WIB

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim laporkan bahwa akhir tahun 2017, capaian PKB tercapai 114 persen lebih


Resahkan Warga, Polsek Palmerah Tangkap Polisi Gadungan

Rabu, 25 April 2018 07:35 WIB

Warga resah karena ia selalu menenteng senjata api jenis Airsoftgun hitam.


Mencairnya Tensi Ketegangan Geopolitik, Picu Penurunan Harga Minyak Dunia

Rabu, 25 April 2018 07:35 WIB

AS akan memutuskan pada 12 Mei 2018 mendatang untuk hentikan kesepakatan nuklir dengan Iran ataukah menerapkan sanksi atas Iran


Poster Terbaru Ant-Man and the Wasp Tampil di CinemaCon

Rabu, 25 April 2018 07:30 WIB

Foto poster tersebut kemudian diunggah melalu Twitter oleh Editor Manajer Fandango.


Icardi Bakal Jadi Pemain dengan Gaji Tertinggi di Italia

Rabu, 25 April 2018 07:30 WIB

Icardi, di antara naik gaji atau angkat kaki


IHSG Cenderung Melemah Terbatas

Rabu, 25 April 2018 07:16 WIB

IHSG akan bergerak cenderung melemah terbatas menguji support pada perdagangan selanjutnya dengan rentan pergerakan 6.200-6.258


Zidane: Muenchen Semakin Menakutkan Dilatih Heynckes

Rabu, 25 April 2018 07:05 WIB

"Saya tidak berpikir kami favorit juara," ujar Zidane.


Tagih Janji Pro Islam, PA 212 Adakan Pertemuan dengan Jokowi

Rabu, 25 April 2018 07:03 WIB

Pertemuan dengan presiden Jokowi hanya menagih janji pro Islam, dan tidak kriminalisasi ulama.


IHSG Berpeluang Rebound, Koleksi Saham-Saham Ini

Rabu, 25 April 2018 07:01 WIB

Setelah ditutup melemah 1.24% di level 6229.635 pada 24 April 2018, IHSG berpeluang untuk kembali menghijau


Kinerja Bisnis Otomotif Merosot, Laba Bersih Astra Kuartal Pertama Terseok

Rabu, 25 April 2018 06:59 WIB

Grup Astra mengalami penurunan kinerja pada sebagian segmen bisnisnya, khususnya pada segmen otomotif dan agribisnis


Rupiah Cari Momentum Naik Terbatas Ditengah Kesaktian Dolar

Rabu, 25 April 2018 06:55 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.888 dan resisten 13.878


Dari Dunia Hiburan ke Bisnis Teknologi

Rabu, 25 April 2018 06:50 WIB

Tidak sia-sia Christian Sugiono fokus mengembangkan media digital. Bersama MBDC media, Christian menghasilkan banyak income dan klien.


Polisi Florida Ungkap Kejahatan Lewat Jari Mayat

Rabu, 25 April 2018 06:50 WIB

Jari mayat kerap digunakan oleh Polisi Florida untuk mengungkap kejahatan. Ada yang pro, ada pula yang kontra.


Geledah Kantor PU dan PKAD, Kejari SIbolga: Bappeda Nanti Dulu

Rabu, 25 April 2018 06:48 WIB

Penggeledahan dilakukan pasca penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Bapeda Tapteng tahun anggaran 2015


DPR: Jangan Salahkan Terus Kondisi Global, Pemerintah dan BI Harus Perkuat Fundamental Ekonomi Agar Rupiah Menguat

Rabu, 25 April 2018 06:36 WIB

Taufik berharap agar pemerintah dan BI dapat mempercepat penguatan rupiah, dan memperkuat fundamental ekonomi