Pembaruan Desain Aplikasi Snapchat Tuai Kecaman Warganet

akurat logo
Ahmad Muhajir
Selasa, 13 Februari 2018 16:35 WIB
Share
 
Pembaruan Desain Aplikasi Snapchat Tuai Kecaman Warganet
Ilustrasi aplikasi Snapchat di smartphone. ISTIMEWA

AKURAT.CO, Snapchat telah memperbarui desain pada aplikasinya untuk memperluas daya tarik pengguna. Namun sayang, upaya ini justru memicu reaksi keras dari banyak warganet. Mereka mengeluhkan perubahan mendadak dari media sosial tersebut.

Menurut laporan dari AFP, lebih dari 578 ribu pengguna telah menandatangani petisi internet pada Senin (12/02) kemarin. Mereka meminta perusahaan induk Snap Inc untuk membatalkan pembaruan yang diluncurkan pekan lalu.

"Banyak pengguna telah menemukan bahwa pembaruan justru membuat banyak fitur menjadi lebih sulit digunakan. Banyak 'fitur baru' tidak ada gunanya atau tidak sesuai dengan tujuan semula yang dimiliki Snapchat selama beberapa tahun terakhir ini," kata petisi di situs change.org.

"Saya bahkan tidak ingin menggunakan Snapchat sampai mereka memperbaiki pembaruan ini, saya langsung marah saat membuka aplikasi," ujar salah satu pengguna Twitter.

Pengguna Twitter lainnya mengatakan bahwa "pembaruan snapchat ini adalah hal terburuk yang terjadi sejak album U2 diunduh ke telepon semua orang.

Perubahan lain yang dilakukan Snapchat adalah memisahkan "konten media" dari teman. Langkah ini dilakukan untuk menghindari masalah yang dihadapi media sosial lain seperti Facebook dan Twitter. Sebagaimana diketahui, banyak pengguna Facebook dan Twitter yang keberatan dengan "konten media" yang sering tiba-tiba muncul.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

KPK Siap Bantu Polri Jemput Tersangka Kondensat Honggo Wendratno

Selasa, 20 Februari 2018 20:42 WIB

Saat ini KPK masih mempelajari kasusnya.


Bagi Tugas Kampanye, 2DM Bakal Jarang Bertemu

Selasa, 20 Februari 2018 20:36 WIB

Tatar Pasundan mempunyai daerah yang sangat luas, sehingga dibutuhkan mobilitas dari keduanya.


Ingin Hamil? Berpikirlah Seks itu Seksi

Selasa, 20 Februari 2018 20:35 WIB

Banyak pasangan yang justru saat melakukan seks untuk hamil malah menjadikannya beban.


Laporkan Firman Wijaya, SBY Dianggap Tak Hargai Profesi Advokat

Selasa, 20 Februari 2018 20:34 WIB

Pelaporan SBY membuat profesi advokat mendapatkan tekanan, ancaman, dan hambatan.



Rizieq Shihab Pulang, Amien Rais Minta Pemerintah Jangan Main-main dengan Umat Islam

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Selama ini umat Islam telah sabar.


Citi Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari The Asset

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Citi Indonesia meraih penghargaan sebagai Best Digital Bank dan Best Retail Mobile Banking Experience dari majalah The Asset.


Pertama Kali, LAM Riau Berikan Gelar Adat kepada Ulama

Selasa, 20 Februari 2018 20:20 WIB

Selama ini, LAM Riau hanya memberikan gelar adat bagi birokrat.


Tata Kota Metropolitan Negara Berkembang, Apa Saja yang Penting Diperhatikan?

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Kota metropolitan di negara-negara berkembang dapat mengatasi penyebaran penduduk dengan membuat perencanaan jangka panjang.


4 Camilan Pendamping Kopi yang Nikmat

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Banyak cemilan pendamping kopi. Tapi yang ini paling pas.


Benarkan Video di Jeddah, Panitia Penjemputan Belum Tahu Tujuan Rizieq

Selasa, 20 Februari 2018 20:14 WIB

"Habib Rizieq mau pamitan atau mau ke Turki, saya juga nggak paham."


Lucunya Reza Rahadian Meledek Sepatu Christine Hakim Saat Jumpa Pers

Selasa, 20 Februari 2018 20:09 WIB

Sol sepatu Christine Hakim copot.


Presiden Jokowi Tak Rela Piringan Hitam Band Metallica Jadi Milik Negara

Selasa, 20 Februari 2018 20:08 WIB

KPK pun mengapresiasi langkah presiden Jokowi yang ingin menebus benda pemberian band kesayangannya tersebut.


Tim Kuasa Hukum Firman Wijaya Sebut SBY Salah Kaprah

Selasa, 20 Februari 2018 20:04 WIB

Firman Wijaya murni hanya menjalankan tugasnya sebagai advokat.


Milenial Dominasi Nasabah FLPP BRI Syariah

Selasa, 20 Februari 2018 20:03 WIB

BRISyariah telah berhasil menyalurkan Rp 51,4 miliar untuk FLPP yang sebagian besar nasabahnya merupakan generasi milenial.