Di Masa Depan, Robot Punya Olimpiade Musim Dinginnya Sendiri

akurat logo
Ahmad Muhajir
Selasa, 13 Februari 2018 14:21 WIB
Share
 
Di Masa Depan, Robot Punya Olimpiade Musim Dinginnya Sendiri
Salah satu kontestan robot ski. REUTERS/Kim Hong-Ji

AKURAT.CO, Sekelompok peneliti dan robot muncul pada Senin (12/2) kemarin menggelar kompetisi di Korea Selatan. Kompetisi berjarak sekitar satu jam di luar Pyeogchang, yang saat ini berlangsung Olimpiade Musim Dingin 2018.

Reuters melaporkan, kegiatan bertajuk "Edge of Robot: Challenge Robot Ski" ini diikuti delapan tim robotika. Mereka berkumpul di resor ski Welli Hilli di Negeri Gingseng tersebut untuk memperebutkan hadiah sebesar 10 ribu dolar AS.

Ajang turnamen ski dengan robot ini, seperti disadur dari Sputnik, Selasa (13/2), bertujuan mempromosikan teknologi robot kepada dunia.

Robot yang ikut lomba harus memiliki tinggi lebih dari 50 sentimeter. Selain itu robot harus bisa berdiri di atas dua kaki dengan sendi menyerupai lutut dan siku Syarat lain adalah punya sistem tenaga independen, dan tentu saja bisa melakukan manuver layaknya atlet ski.

Selain itu, robot-robot yang berpartisipasi juga dilengkapi dengan sensor kamera untuk mendeteksi tiang bendera biru dan merah yang menandai medan ski.

"Saya pikir di masa depan, robot akan memiliki Olimpiade Musim Dinginnya sendiri di sela-sela turnamen yang dipegang oleh manusia," kata seorang penyelenggara turnamen robot, Kim Dong-uk, kepada Reuters.

Pemenang kompetisi ski robot akhirnya jatuh ditangan Taekwon V, yang juga merupakan robot terkecil dengan tinggi hanya 75 sentimeter. Sang juara dinobatkan setelah penyelenggara menentukan robot mana yang berhasil tidak menyentuh tiang bendera dan menyelesaikan jalur paling cepat.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Ingin Hamil? Berpikirlah Seks itu Seksi

Selasa, 20 Februari 2018 20:35 WIB

Banyak pasangan yang justru saat melakukan seks untuk hamil malah menjadikannya beban.


Laporkan Firman Wijaya, SBY Dianggap Tak Hargai Profesi Advokat

Selasa, 20 Februari 2018 20:34 WIB

Pelaporan SBY membuat profesi advokat mendapatkan tekanan, ancaman, dan hambatan.



Rizieq Shihab Pulang, Amien Rais Minta Pemerintah Jangan Main-main dengan Umat Islam

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Selama ini umat Islam telah sabar.


Citi Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari The Asset

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Citi Indonesia meraih penghargaan sebagai Best Digital Bank dan Best Retail Mobile Banking Experience dari majalah The Asset.


Pertama Kali, LAM Riau Berikan Gelar Adat kepada Ulama

Selasa, 20 Februari 2018 20:20 WIB

Selama ini, LAM Riau hanya memberikan gelar adat bagi birokrat.


Tata Kota Metropolitan Negara Berkembang, Apa Saja yang Penting Diperhatikan?

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Kota metropolitan di negara-negara berkembang dapat mengatasi penyebaran penduduk dengan membuat perencanaan jangka panjang.


4 Camilan Pendamping Kopi yang Nikmat

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Banyak cemilan pendamping kopi. Tapi yang ini paling pas.


Benarkan Video di Jeddah, Panitia Penjemputan Belum Tahu Tujuan Rizieq

Selasa, 20 Februari 2018 20:14 WIB

"Habib Rizieq mau pamitan atau mau ke Turki, saya juga nggak paham."


Lucunya Reza Rahadian Meledek Sepatu Christine Hakim Saat Jumpa Pers

Selasa, 20 Februari 2018 20:09 WIB

Sol sepatu Christine Hakim copot.


Presiden Jokowi Tak Rela Piringan Hitam Band Metallica Jadi Milik Negara

Selasa, 20 Februari 2018 20:08 WIB

KPK pun mengapresiasi langkah presiden Jokowi yang ingin menebus benda pemberian band kesayangannya tersebut.


Tim Kuasa Hukum Firman Wijaya Sebut SBY Salah Kaprah

Selasa, 20 Februari 2018 20:04 WIB

Firman Wijaya murni hanya menjalankan tugasnya sebagai advokat.


Milenial Dominasi Nasabah FLPP BRI Syariah

Selasa, 20 Februari 2018 20:03 WIB

BRISyariah telah berhasil menyalurkan Rp 51,4 miliar untuk FLPP yang sebagian besar nasabahnya merupakan generasi milenial.


Pakistan Ingin Tiru Model Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Selasa, 20 Februari 2018 20:02 WIB

Gubernur Provinsi Sindh, Muhammad Zubair mengatakan pertumbuhan ekonomi merupakan model yang baik dan ingin ditiru oleh Pakistan.


Polda Jabar Ungkap Pembuatan Kosmetik Palsu

Selasa, 20 Februari 2018 20:02 WIB

Modus yang dilakukan pelaku adalah meracik dan mengemas berbagai macam krim dengan mencampurkan bahan ke dalam tempat adonan.