Manusia Akan Memiliki Robot Dirinya dalam 20 Tahun Mendatang

akurat logo
Safaraz
Minggu, 21 Januari 2018 10:33 WIB
Share
 
Manusia Akan Memiliki Robot Dirinya dalam 20 Tahun Mendatang
Ilustrasi - Artificial Intelligence. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Robot duplikasi diri setiap orang kelak akan menjadi nyata. Diperkirakan memiliki kesadaran dan pengetahuan menyeluruh tentang pemiliknya, robot ini menjadi versi digitalmu. Hal itu dikatakan oleh eksekutif Microsoft Brad Smith dan Harry Shum. Keduanya saat ini tengah mengembangkan software AI yang mampu meniru pikiran manusia.

Terobosan itu dikhawatirkan menjadi awal berakhirnya peradaban manusia 20 tahun mendatang. Smith dan Shum mengingatkan agar kendali robot AI dirancang untuk mencegah mesin Artificial Inteliigence(AI) bertindak melawan kepentingan manusia.

Smith dan Shum menjelaskannya dalam buku mereka tentang penelitian AI berjudul ‘The Future Computed’. Mereka percaya AI akan berkembang semakin kompleks dan sangat terintegrasi dengan rutinitas keseharian manusia.

Versi Contana mendatang contohnya, secara otomatis berkomunikasi dengan kalender dan mengatur jadwalmu esok hari saat kamu tidur. Mesin serbatahu itu bahkan mampu berpikir sepertimu.

 “Saya pikir memprediksikan masa depan itu sulit, tapi yang saya dan Brad percaya adalah bentuk terhebat AI sebagai asisten digital yang sangat memahami Anda, dan Anda izinkan mengetahui segalanya tentang Anda. Kami menyebutnya ‘alter-ego’ yang merupakan bentuk kedua diri Anda. Teknologi memiliki pengaruh lebih mengerikan jika tidak diarahkan,” papar Shum pada Business Insider dikutip Dailymail (19/01).

Menurut mereka pemerintah dan ilmuwan adalah pihak terbaik untuk mengatasi masalah moral tersebut. Pemerintah dan ilmuwan harus membatasi AI melalui regulasi dan etika. Elon Musk di tahun 2017 pernah menyatakan peluang sukses menciptakan AI yang aman berada dalam kisaran 5-10 persen.

Menurutnya AI mengancam keberlangsungan peradaban umat manusia, sebaiknya pemerintah memahami perkembangan teknologi AI agar siap menghadapi resikonya. Jangan sampai regulasi terlambat dibuat.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Urbanisasi di India Picu Sengketa Lahan

Selasa, 20 Februari 2018 20:59 WIB

Pertumbuhan kota-kota besar di India memicu persengketaan lahan


Pengembang Australia Tarik Investor Properti Indonesia

Selasa, 20 Februari 2018 20:51 WIB

Pengembang asal Australia,Crown Group berupaya menarik investor asing termasuk Indonesia untuk membeli properti di Negeri Kangguru tersebut


Ribuan Personel Gabungan Disiagakan di Bandara Soetta

Selasa, 20 Februari 2018 20:50 WIB

Untuk antisipasi kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.


Respons Anies Usai Ketua SC Ngaku Salah soal Insiden Penghalauan

Selasa, 20 Februari 2018 20:47 WIB

Terkait kasus penghalauan, Anies pun Ingin semua pihak ngambil pembelajaran.


KPK Siap Bantu Polri Jemput Tersangka Kondensat Honggo Wendratno

Selasa, 20 Februari 2018 20:42 WIB

Saat ini KPK masih mempelajari kasusnya.


Bagi Tugas Kampanye, 2DM Bakal Jarang Bertemu

Selasa, 20 Februari 2018 20:36 WIB

Tatar Pasundan mempunyai daerah yang sangat luas, sehingga dibutuhkan mobilitas dari keduanya.


Ingin Hamil? Berpikirlah Seks itu Seksi

Selasa, 20 Februari 2018 20:35 WIB

Banyak pasangan yang justru saat melakukan seks untuk hamil malah menjadikannya beban.


Laporkan Firman Wijaya, SBY Dianggap Tak Hargai Profesi Advokat

Selasa, 20 Februari 2018 20:34 WIB

Pelaporan SBY membuat profesi advokat mendapatkan tekanan, ancaman, dan hambatan.



Rizieq Shihab Pulang, Amien Rais Minta Pemerintah Jangan Main-main dengan Umat Islam

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Selama ini umat Islam telah sabar.


Citi Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari The Asset

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Citi Indonesia meraih penghargaan sebagai Best Digital Bank dan Best Retail Mobile Banking Experience dari majalah The Asset.


Pertama Kali, LAM Riau Berikan Gelar Adat kepada Ulama

Selasa, 20 Februari 2018 20:20 WIB

Selama ini, LAM Riau hanya memberikan gelar adat bagi birokrat.


Tata Kota Metropolitan Negara Berkembang, Apa Saja yang Penting Diperhatikan?

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Kota metropolitan di negara-negara berkembang dapat mengatasi penyebaran penduduk dengan membuat perencanaan jangka panjang.


4 Camilan Pendamping Kopi yang Nikmat

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Banyak cemilan pendamping kopi. Tapi yang ini paling pas.