Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus di Australia

akurat logo
Ahmad Muhajir
Sabtu, 13 Januari 2018 19:40 WIB
Share
 
Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus di Australia
Ilustrasi dinosaurus Diluvicursor Pickeringi. REUTERS

AKURAT.CO, Para peneliti menggali fosil dinosaurus berkaki dua pemakan tumbuhan di tepi Selat Bass di bagian tenggara Australia.

Dilansir dari Reuters, menurut hasil riset yang disiarkan dalam jurnal ilmiah PeerJ, nama genus dinosaurus itu Diluvicursor, yang artinya "pelari banjir", dan nama spesiesnya pickeringi, diambil dari nama David Pickering untuk menghormati nama mendiang ahli paleontologi.

Ahli paleontologi pada Kamis mengatakan kerangka parsial dari binatang 113 juta tahun lalu yang sebelumnya tidak diketahui dan kemudian dinamai Diluvicursor pickeringi itu memberikan wawasan baru mengenai jajaran dinosaurus yang mendiami Australia selama Periode Cretaceous, ketika benua itu masih terhubung dengan Antartika.

"Kerangka-kerangka dinosaurus dari Australia sangat langka. Diluvicursor menambah jumlah anggota dinosaurus Australia yang sampai sekarang sudah dinamai menjadi 19," kata ahli paleontologi dari University of Queensland, Matthew Herne.

Sisa-sisa Diluvicursor ditemukan di antara campuran kumpulan tiga batang pohon yang mengalami fosilisasi yang tampaknya juga hanyut di sungai selama banjir.

Situs penemuan fosil itu ada di pesisir selatan negara bagian Victoria, sekitar 170 kilometer dari Melbourne.

Diluvicursor panjangnya sekitar 2,3 meter. Herne mengatakan binatang itu seukuran dengan kalkun ternak besar beratnya, namun tentu saja jauh lebih panjang ketimbang kalkun karena ekornya. Fosil itu mencakup ekor yang hampir utuh, bagian bawah kaki kanan dan sebagian besar telapan kaki kanan.

Binatang itu hidup bersama dinosaurus-dinosaurur pemakan daging yang panjangnya sekitar enam meter, juga mamalia seukuran tikus dan reptil terbang yang disebut pterosaurus.

Herne menerangkan, Diluvicursor merupakan anggota kelompok dinosaurus yang disebut ornithopoda, serupa dengan dinosaurus herbivora kecil berkaki dua lain yang disebut Leaellynasaura yang hidup di kisaran waktu yang sama dan sisa-sisanya digali sekitar 15 kilometer dari tempat penggalian. Keduanya mungkin menghuni ceruk ekologis yang berbeda dan makan tumbuhan yang berbeda.

Leaellynasaura badannya lebih ringan, punya ekor lebih panjang, dan mungkin pelari yang lebih tangkas.

"Analogi bisa dilihat dalam jenis keragaman yang ada dalam kanguru dan wallaby Australia saat ini yang mendiami ceruk-ceruk yang berbeda, dari habitat daratan terbuka sampai hutan lebat," ujar Herne.

Diluvicursor menjelajahi dataran lembah luas yang berada di dekat sungai antara Australia dan Antartika, yang masih terhubung sampai sekitar 45 juta tahun lalu.[]


Editor. Islahuddin

Sumber. antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

PDIP Nilai Penataan Tanah Abang Anies-Sandi Bikin Kumuh dan Macet Tambah Parah

Rabu, 24 Januari 2018 16:51 WIB

Kawasan Tanah Abang sempat kondusif pada era Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama menjabat dengan memasukkan pedagang kaki lima ke Blok G


Jadi Sarang Narkoba, Polisi Ungkap Keberhasilan Gerebek Kampung Ambon

Rabu, 24 Januari 2018 16:50 WIB

Pro aktif Babinkamtibmas dan Babinsa mencari informasi keresahan masyarakat jadi kunci keberhasilan operasi ini.


Ahsan: Kami Kalah karena Banyak Lakukan Kesalahan

Rabu, 24 Januari 2018 16:47 WIB

"Kita masih belum bermain lepas."


Pemotretan Bersama Kardashian, Kylie Jenner Sembunyikan Kehamilannya

Rabu, 24 Januari 2018 16:46 WIB

Pada hampir semua pose, Jenner selalu berkamuflase untuk menutup perutnya.


Gempa Susulan Kali Ini Tidak Berdampak di Bogor

Rabu, 24 Januari 2018 16:41 WIB

Gempa yang terjadi kemarin hancurkan ratusan bangunan.


Menakjubkan! 5 Danau ini Permukaannya Berwarna Merah Muda

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Tidak percaya ada danau merah muda? Baca ini.


PDIP Kritik Anies-Sandi, Gerindra Membela: 'Move On' Dulu

Rabu, 24 Januari 2018 16:38 WIB

Anggota DPRD Fraksi PDIP melontarkan kritik 'pedas' kebijakan Anies-Sandi. Sedangkan fraksi Gerindra mendukung Anies-Sandi


Bau Puncak Dunia di Semifinal Australia Terbuka

Rabu, 24 Januari 2018 16:36 WIB

Laga semifinal akan dilangsungkan di Rod Laver Arena, Jumat (25/1), mendatang.


Warga Temukan Benda Diduga Mortir Aktif

Rabu, 24 Januari 2018 16:33 WIB

Benda mencurigakan tersebut ternyata peluru RPG.



Duh, Kata-kata Ammar Zoni untuk Ranty Maria ini Romantis Abis

Rabu, 24 Januari 2018 16:33 WIB

Kata-kata manis Ammar Zoni bikin meleleh


Pemerintah Kembali Kantongi Utang Rp8,63 Triliun dari Lelang Sukuk

Rabu, 24 Januari 2018 16:32 WIB

Pemerintah kantongi dana utang sebesar Rp8,63 Tdari lelang SBSN pada Selasa (23/1) lalu.


Kalah dari Wakil Korea, Jonatan: Saya Mati Konyol

Rabu, 24 Januari 2018 16:30 WIB

Jojo -sapaan Jonatan- kalah dua gim langsung, 21-15 dan 21-10.


Kota Jayapura Digenjot Menjadi Lumbung Padi Bagi Papua

Rabu, 24 Januari 2018 16:26 WIB

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, canangkan gerakan tanam padi kepada para petani di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapur.


61.000 Warga Mengungsi Akibat Letusan Gunung di Filipina

Rabu, 24 Januari 2018 16:25 WIB

Lima letusan telah terjadi dari kawah di puncak gunung dalam 19 jam terakhir sejak Selasa (23/1)