Lockheed Martin Umumkan Kontrak Pengembangan Misil 'Gray Wolf'

akurat logo
Safaraz
Kamis, 28 Desember 2017 20:13 WIB
Share
 
Lockheed Martin Umumkan Kontrak Pengembangan Misil 'Gray Wolf'
Misil Gray Wolf. DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Lockheed Martin mendapat kontrak senilai USD. 110 Juta atau sekitar Rp. 149 Trilyun, untuk mengembangkan misil subsonik biaya rendah yang dapat meluncur secara bergerombol.

Program Misil Gray Wolf ini mendemonstrasikan misil yang diluncurkan dari jet tempur F-16, dan akan dikembangkan agar kompatibel dengan jet tempur model lain seperti F-35, F-15, F-18, B-1, B-2, dan B-52.

Kontrak kerjasama pengembangan misil Gray Wolf akan dilaksanakan dalam 4 tahap, dengan harapan tahap pertama selesai di akhir tahun 2019.

Hari Rabu, (27/12) Lockheed Martin mengumumkan kontrak kerjasama Tahap 1 selama 5 tahun telah diterima dari Air Force Research Lab (AFRL) Amerika Serikat (AS) untuk mengembangkan misil Gray Wolf. 

DAILYMAIL.COM

Gray Wolf adalah misil yang terprogram untuk mampu berperilaku kolaboratif dengan misil lain, sehingga dapat meluncur secara bergerombol.

“Konsep Gray Wolf Lockheed Martin diantaranya terjangkau, mampu menangkis misil IAD, dan mampu beroperasi dalam lingkungan yang menantang,” papar Hady Mourad, Direktur Program Kendali Luncur dan Misil Canggih Lockheed Martin dikutip Daily Mail (27/12).

“Menggunakan kemampuan yang dibayangkan untuk kebutuhan di masa depan, sistem kami didesain untuk memaksimalkan modularitas, sehingga pelanggan dapat menggabungkan misil dengan teknologi canggih seperti hulu ledak yang lebih mematikan atau mesin hemat bahan bakar,” papar Mourad menambahkan.[]


Editor. Bonifasius Sedu Beribe

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Lewat Instagram, Penggawa Persija Sindir Gol Aneh Persela

Senin, 21 Mei 2018 12:27 WIB

Persija kalah dengan skor 0-2


Memasuki Hari Keenam Ramadan Harga Cabai di Ambon Melambung

Senin, 21 Mei 2018 12:25 WIB

Para pedagang mematok harga cabai keriting Rp45.000, atau bergerak naik dari sebelumnya Rp40.000/kg, eceran Rp10.000/tumpuk.


Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pendahuluan Uji UU LLAJ

Senin, 21 Mei 2018 12:21 WIB

Perkara yang teregistrasi dengan Nomor 41/PUU-XVI/2018 ini diajukan oleh 50 perorangan warga negara yang merasa dirugikan



Pesan Menohok SBY: Kekuasaan Tak Boleh Terlalu Absolut

Senin, 21 Mei 2018 12:10 WIB

SBY menyarankan bahwa pada generasi sekarang harus mewujudkan amanah Reformasi.


Mentan: Tida Ada Alasan Harga Naik di Bulan Suci Ramadan

Senin, 21 Mei 2018 12:05 WIB

Kementerian Pertanian telah menghapus seluruh regulasi yang menghambat swasembada pangan.


Puasa Ramadan (Bagian 4)

Senin, 21 Mei 2018 11:59 WIB

"Puasa adalah untukKu, dan saya yang akan membalas puasa orang yang berpuasa."


Resmi, Maduro Menangkan Pemilu Venezuela

Senin, 21 Mei 2018 11:58 WIB

Pemimpin berhaluan kiri Venezuela, Nicolas Maduro hari ini memenangkan kursi presiden dengan masa jabatan enam tahun


Menteri Rini : Program Serap Gabah Sejahterakan Petani

Senin, 21 Mei 2018 11:56 WIB

Menteri Rini : program serap gabah yang berintegrasi dengan BNI sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.


Gagal Bawa MU Juara, Fans Arsenal Kompak "Bully" Sanchez

Senin, 21 Mei 2018 11:50 WIB

MU mengakhiri musim 2017-2018 tanpa raihan gelar


Polisi Cokok 2 Penipu Bermodus Investasi Dolar

Senin, 21 Mei 2018 11:49 WIB

Argo Yuwono menduga kasus ini sudah memakan korban lebih dari tiga orang.


Amankan Satu Teroris, Densus Bawa Satu Karung Bahan Peledak

Senin, 21 Mei 2018 11:45 WIB

ES dulu seorang muazin di masjid, tapi sejak tiga tahun terakhir ini sudah tidak lagi. Perilaku ES berubah, setelah keluar kerja hotel.


Rupiah Minus Kepercayaan

Senin, 21 Mei 2018 11:44 WIB

Data-data ekonomi yang dirilis oleh Pemerintah justru menggambarkan pesimisme terkait kondisi ekonomi ditahun 2018.


Wabah Virus Nipah di India Selatan, Sembilan Orang Meninggal Dunia

Senin, 21 Mei 2018 11:41 WIB

Beberapa orang lagi yang terserang virus tersebut kini sedang dirawat di rumah sakit pemerintah


Ini Pesan Jokowi Peringati Harkitnas & 20 Tahun Reformasi

Senin, 21 Mei 2018 11:40 WIB

Jokowi menyampaikan bahwa bangsa Indonesia dalah bangsa pemenang.